Ledakan Data: Menemukan Wawasan dari Data yang Dimiliki

oleh Peter Ould dan Mary Krone dari FICO Community

Dalam peluncuran roket, kita membutuhkan dua hal yaitu bahan bakar yang banyak dan mesin pendorong yang besar. Memiliki hanya salah satu diantaranya tidak mendatangkan manfaat apapun. Ketika membicarakan data, roket merupakan ilmu data atau yang dikenal dengan istilah data science. Ilmu data menghasilkan nilai yang sangat besar dalam berbagai aspek bisnis, tetapi, kita membutuhkan beberapa hal untuk mencapai manfaat tersebut.

Bahan bakar untuk menggerakkan ilmu data yaitu big data. Kegunaan big data semakin terungkap selama lima tahun terakhir. Sebagian besar perusahaan telah mempersiapkan lautan data untuk mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data. Melalui cadangan bahan bakar ini, apakah perusahaan sudah siap meluncurkan tujuan ilmu data? Jawabannya adalah belum.

Selain memiliki data sebagai bahan bakar, perusahaan juga harus memiliki mesin. Mesin dalam ilmu data adalah teknologi. Teknologi mencakup kumpulan perangkat keras dan algoritma, khususnya algoritma pembelajaran mesin atau yang dikenal dengan istilah machine learning (ML). Pembelajaran mesin merupakan pendekatan praktis untuk menuju ranah kecerdasan buatan. Pembelajaran mesin memungkinkan komputer untuk mampu “belajar”, melalui generalisasi pengalaman / data masa lalu untuk membuat keputusan praktis pada kejadian / data masa depan berdasarkan hasil pembelajaran.

Kombinasi bahan bakas big data dan mesin teknologi yang bekerja bersama mendorong kemajuan bisnis jika dimemanfaatkan dengan benar.

Algoritma pembelajaran mesin membutuhkan banyak data dan banyak daya komputasi untuk bekerja dengan baik. Banyaknya data dan kemajuan teknologi telah memungkinkan semua jenis bisnis memperoleh nilai yang tak terhingga dari data yang telah dimiliki. Kini, pembelajaran mesin merupakan topik yang sering dibicarakan semua orang. Melalui ilmu data ini, pelaku bisnis mampu membuat suatu produk yang dibutuhka atau keputusan bisnis lainnya sebelum konsumen memberi tahun bahwa mereka membutuhkannya. Ilmu data mampu mempelajari karakteristik ataupun pola tersembunyi yang mungkin sering kali dianggap tidak memiliki hubungan, namun, pada kenyataannya memiliki hubungan yang bernilai bagi bisnis.

Artikel Terkait:

Tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *